Tampilkan postingan dengan label tugas resume. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label tugas resume. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 12 Mei 2012

RESUME KELOMPOK 4


RESUME KElOMPOK 4
STRUKTUR PASAR
Strukture pasar merupakan penggolongan suatu pasar berdasarkan tata cara strukture nya dan dibafi menjadi 2 yaitu pasar persaingan sempurna dan pasr persaingan tidak sempurna.

  1. pasar persaingan sempurna
pasar peraingan sempurna merupakan suatu penggolangan pasar yang didalamnya terdapat banyak penjual dan pembeli tetapi barang yang diperjual belikan hanya satu jenis atau bersifat homogen.

  1. pasar persaingan tidak sempurna
·        pasar monopoli adalah suatu pasar yang didalamnya hanya terdapat 1 penjual yang menguasai pasar cont: PT.KAI
·        pasar oligopoli adalah pasar dimana satu barang dikuasain beberapa perusahaan cont: ITC roxy, pasar mobil kemayoran
·        pasar duopoli sama seperti oligopoli tetapi pasar duopoli hanya 2 perusahaan.
·        Pasar monopolistik adalah pasar yang terdapat banyak produsen yang menghasilkan satu jenis barang namun dengan perbedaan dalam segala aspek
·        Pasar monopsoni pasar yang hanya terdapat satu pembeli
·        Pasar oligopsoni pasar yang barangnya dihasilkan beberapa perusahaan dan beberapa perusahaan pun ada yang sebagai konsumen.

RESUME KELOMPOK 2


PRILAKU KONSUMEN
Pengertian
Perilaku konsumen adalah proses dimana seorang konsumen bertindak sesuai nalurinya sebagai konsumen dengan memilih dan mencari barang dan jasa yang dibutuhkannya dan dirasa cocok untuk mengonsumsinya atau menggunakannya.
Pendekatan Perilaku Konsumen
Pendekatan perilaku konsumen terbagi dua yaitu:


1. Teori Kardinal ( Cardinal Theory)
Teori Kardinal menyatakan bahwa kegunaan dapat dihitung secara nominal,sebagaimana kita menghitung berat dengan gram atau kilogram,panjang dengan centimeter atau meter. Sedangkan satuan ukuran kegunaan (utility) adalah util. Keputusan untuk mengkonsumsi suatu barang berdasarkan perbandingan antara manfaat yang diperoleh dengan biaya yang harus dikeluarkan. Nilai kegunaan yang diperoleh dari konsumsi disebut utilitas total (TU). Tambahan kegunaan dari penambahan suatu unit barang yang dikonsumsi disebut utilitas marjinal (MU). Total uang yang harus dikeluarkan untuk konsumsi adalah jumlah unit barang dikalikan harga per unit.
2. Teori Ordinal ( Ordinal Theory )

a. Kurva Indiferensi ( Indiference Curve )
Menurut Teori Ordinal, kegunaan tidak dapat dihitung tetapi hanya dapat dibandingkan, sebagaimana kita menilai kecantikan atau kepandaian seseorang. Untuk menjelaskan pendapatnya, Teori Ordinal menggunakan kurva indiferensi (indiferensi curve). Kurva indiferensi adalah kurva yang menunjukkan berbagai kombinasi konsumsi dua macam barang yang memberika tingkat kepuasan yang sama bagi seorang konsumen. Suatu kurva indiferensi atau sekumpulan kurva indiferensi (yang disebut peta indiferensi atau indifference map), dihadapi oleh hanya seorang konsumen. Asumsi-asumsi Kurva Indiferensi :
1) Semakin jauh kurva indiferensi dari titik origin, semakin tingi tingkat kepuasannya.
2) Kurva indiferensi menurun dari kiri ke kanan bawah ( downward sloping ), dan cembung ke titik origin ( convex to origin) atau adanya kelangkaan.
3) Kurva indiferensi tidak saling berpotongan agar asumsi transitivitas terpenuhi
b. Kurva Garis Anggaran ( Budget Line Curve )
Garis Anggaran (budget line) adalah kurva yang menunjukkan kombinasi konsumsi dua macam barang yang membutuhkan biaya (anggaran) yang sama besar. Misalnya garis anggaran dinotasikan sebagai BL, sedangkan harga sebagai P ( Px untuk X dan Py untuk Y ) dan jumlah barang yang dikonsumsi adalah Q ( Qx untuk X dan Qy untuk Y ), maka:
BL = Px.Qx + Py.Qy
c. Perubahan Harga Barang dan Pendapatan
Perubahan harga dan pendapatan akan mempengaruhi daya beli, diukur dari besar luas bidang segi tiga yang dibatasi kurva garis anggaran. Bila luas bidang segitiga makin luas,maka daya beli meningkat,begitu juga sebaliknya.
Faktor yang Mempengaruhi Perilaku Konsumen

1. Faktor Sosial
a. Grup
b. Pengaruh Keluarga
c. Peran dan Status


2. Faktor Personal
a. Situasi Ekonomi
b. Gaya Hidup
. Kepribadian dan Konsep Diri
d. Umur dan Siklus Hidup
e. Pekerjaan


3. Faktor Psikologi

a. Motivasi

Kebutuhan yang mendesak untuk mengarahkan seseorang untuk mencari kepuasan dari kebutuhan.
b. Persepsi
Persepsi adalah proses dimana seseorang memilih, mengorganisasi, dan menerjemahkan informasi untuk membentuk sebuah gambaran yang berarti dari dunia.
c. Pembelajaran
Pembelajaran adalah suatu proses, yang selalu berkembang dan berubah sebagai hasil dari informasi terbaru yang diterima ..

Kesimpulan
Jika dilihat dari perilaku konsumen yang telah dianalisa diatas, didapat kesimpulan bahwa konsumen mempunyai sifat yang selalu ingin mengikuti perkembangan jaman yang membuat kebanyakan dari konsumen lebih peduli akan trend atau gaya hidup dari pada kebutuhan. Intinya kebutuhan dan keinginan konsumen terhadap suatu barang di pengaruhi oleh keadaan lingkungan di sekitarnya.

RESUME KELOMPOK 1


Resume kelompok 1


Permintaan dan penawaran
Permintaan merupakan jumlah barang yag diminta pada waktu tertentu dan dengan harga tertentu, permintaan sendiri di pengaruhi oleh
1.      Selera konsumen
2.      Tingkat pendapatan konsumen
3.      Harga barang dll

Penawaran merupakan jumlah barang yang ditawarkan pada waktu tertentu
Hal 2 yang mempengaruhi penawaran adalah
1.      Harga barang
2.      Sumber daya manusia
3.      Sumber daya alam
Hokum permintaan adalah semakin harga barang itu naik maka jumlah barang yang diminta akan turun, tapi semakin harga barang itu turun maka prmintaan barang tersebut akan naik.

Hukum penawarn  adalah semakin harga barang itu turun maka jumlah barang yang ditawarkan akan semakin turun , dan jika harga barang yang ditawarkan semakin naik maka jumlah barang yang ditawarkan juga akan naik.
Jadi kesimpulan nya permintaan dan penawaran yang terjadi antara produsen dan konsumen akan terus terjadi sampai terjadinya harga keseimbangan yang menjadi titik potong kurva permintaan dan penawaran.

Senin, 30 April 2012

RESUME KELOMPOK 6


RESUME KELOMPOK 6

Uang, Bank, Penciptaan, dan Kebijakan moneter
Uang dalam ilmu ekonomi tradisional didefinisikan sebagai setiap alat tukar yang dapat diterima secara umum.

Jenis Uang
1. Uang kartal
2. Uang giral
Uang kartal adalah uang yang sehari – hari kita kenal  yang merupakan alat pembayaran yang sah dan harus diterima oleh masyarakat umum.
Uang kartal ada dua jenis yaitu logam dan kertas.
Uang giral adalah suatu tagihan atau uang yang terdapat di bank umum, dan dapat digunakan sebagai alat pembayaran yang sah.

Bank
Bank berasal dari kata italia banca  yaitu tempat penukaran uang
Bank dibagi menjadi 3:
1. Bank sentral: bank yang mengatur kegiatan perbankkan.
2. Bank umum: bank komersial yang banyak memberikan jasa –jasa perbankan
3. Bank Perkreditan Rakyat: bank komersial yang jasa – jasa perbankan tidak selengkap bank umum.

Penciptaan Uang
Penciptaan uang dilakukan oleh bank indonesia dan bersinergi dengan kementrian keuangan.
Kebijakan Moneter
Suatu usaha pemerintah dalam menstabilkan jumlah uang yang beredar dalam negeri.
Contoh kebijakan Moneter
1. politik Diskonto
2. kebijakan setoran premi bank umum
3. menjual dan membeli surat berharga negara
4. menaikan suku bunga bank

RESUME KELOMPOK 5


RESUME KELOMPOK 5

PENDAPATAN NASIONAL



Pengertian Pendapatan Nasional
Pendapatan Nasional adalah Jumlah barang dan jasa yang telah diproduksi oleh suatu Negara dalam jangka waktu tertentu.

Pengertian Perekonomian Tertutup Sederhana
Perekonomian tertutup adalah perekonomian yang tidak mengenal hubungan dagang dengan luar negeri atau dapat disebut juga dengan Ekspor- Impor




Pengertian Pertumbuhan Ekonomi
Pertumbuhan ekonomi adalah proses terjadinya kenaikan pendapatan suatu Negara, dan pertumbuhan ekonomi merupakan gambaran kenaikan taraf hidup yang diukur dengan output rill per orang.



Model Analisis dengan Variabel Investasi dan Tabungan
Model Analisis dengan Variabel Investasi Tabungan adalah pengeluaran yang akan digunakan untuk memproduksi barang dan jasa yang lebih banyak lagi, atau dengan kata lain adalah pengeluaran yang ditambahkan kepada komponen- komponen barang modal.




Konsumsi, Tabungan dan Investasi

Konsumsi dalam IE adalah suatu kegiatan menghabiskan nilai guna suatu barang/ jasa dalam suatu periode tertentu yang dilakukan oleh konsumen

Tabungan adalah bagian dari pendapatan yang tidak dikonsumsikan yang simpan dan dan tersisihkan yang akan digunakan untuk kebutuhan yang akan datang.

Investasi adalah penanaman modal pada suatu perusahaan atau badan usaha,yang merupakan pengeluaran perusahaan untuk membeli barang, jasa dan perlengkapan produksi, sehingga menambah kemampuan memproduksi barang/ jasa yang ada dalam perekonomian.

Sabtu, 28 April 2012

RESUME KELOMPOK 3


¬¬¬¬¬RESUME KELOMPOK 3

PERILAKU PRODUSEN

PRODUSEN DAN PRODUKSI
Produsen adalah orang atau badan usaha yang melakukan kegiatan ekonomi yaitu produksi.

Produksi adalah kegiatan mengubah suatu bahan baku atau sumber daya alam menjadi suatu barang yang dapat berguna bagi konsumen sehingga menaikkan nilai jual dan guna barang tersebut, atau sumber daya manusia yang dapat menjadi suatu jasa yang dapat berguna bagi konsumen sehingga menghasilkan nilai jual dan guna jasa tersebut.


Dari kegiatan produksi ada beberapa tujuan yang akan tercapai yaitu :
a. Menghasilkan barang untuk memenuhi kebutuhan konsumen.
b. Mendapatkan keuntungan.
c. Memaksimalkan sumber daya yang ada.
d. Meminimalkan biaya produksi.
e. Mengganti barang yang telah habis atau yang rusak.


PRODUKSI OPTIMAL
Produksi optimal dikaitkan dengan penggunaan factor produksi untuk memproduksi output tertentu, posisi optimal akan tercapai ketika tidak mungkin mengurangi output produksi yang lain  untuk meningkatkan output.
Tingkat produksi optimal adalah sejumlah produksi tertentu yang dihasilkan dengan meminimumkan total biaya persediaan. Metode EPQ dapat dicapai apabila besarnya biaya persiapan (set up cost) dan biaya penyimpanan (carrying cost) yang dikeluarkan jumlahnya minimun. Artinya, tingkat produksi optimal akan memberikan total biaya persediaan atau total inventori cost (TIC) minimum.


LEAST COST COMBINATION
Least cost combination digunakan untuk menentukan kombinasi yang mana memerlukan biaya terendah apabila jumlah produksi yang ingin dihasilkan telah ditentukan. Dalam least cost combination terdapat istilah isoquant dan isocost. Isoquant atau disebut juga isoproduct curve